WartaExpress

Benang Merah Mengejutkan! ICC Didesak Selidiki Peran AS dalam Kejahatan Israel di Gaza!

DAWN, sebuah organisasi nirlaba asal Amerika Serikat yang mendukung demokrasi dan hak asasi manusia di Timur Tengah dan Afrika Utara, menyerukan kepada Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki peran beberapa pejabat Amerika Serikat dalam mendukung kejahatan perang Israel dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Dalam komunikasi setebal 172 halaman kepada Jaksa ICC, Karim Khan, yang diajukan pada 19 Januari 2025, DAWN menguraikan pola keputusan yang disengaja dan bertujuan dari pejabat tersebut dalam memberikan dukungan militer, politik, dan publik untuk memfasilitasi kejahatan Israel di Gaza.

Dukungan dari Pejabat AS untuk Israel

Menurut DAWN, dukungan ini termasuk setidaknya $17,9 miliar transfer senjata, pembagian intelijen, bantuan penargetan, perlindungan diplomatik, dan dukungan resmi terhadap kejahatan Israel, meskipun sudah mengetahui bahwa dukungan semacam itu secara substansial dapat memungkinkan terjadinya pelanggaran berat. DAWN juga menekankan pentingnya menyelidiki Joe Biden, Antony Blinken, dan Lloyd Austin untuk persekongkolan dalam kejahatan Israel.

Reed Brody, anggota dewan DAWN, menegaskan bahwa bom yang dijatuhkan di rumah sakit, sekolah, dan rumah-rumah di Palestina adalah bom buatan Amerika, dan kampanye pembunuhan serta penganiayaan dilakukan dengan dukungan AS. Pejabat AS, katanya, sepenuhnya menyadari apa yang dilakukan Israel, namun dukungan mereka tidak pernah berhenti.

Kontroversi dan Tantangan Hukum Internasional

Selain itu, Sarah Leah Whitson, Direktur Eksekutif DAWN, mengatakan bahwa Biden, Blinken, dan Sekretaris Austin tidak hanya mengabaikan dan membenarkan bukti yang luar biasa dari kejahatan Israel, tetapi juga menggandakan dukungan mereka dengan memberikan Israel dukungan militer dan politik tanpa syarat untuk memastikan Israel dapat melakukan kekejamannya. Mereka bahkan memberikan dukungan politik penting dengan memveto sejumlah resolusi gencatan senjata di Dewan Keamanan PBB untuk memastikan Israel dapat terus melakukan kejahatannya.

DAWN juga menyoroti rencana mantan Presiden Donald Trump untuk memaksa pemindahan semua warga Palestina dari Gaza sebagai masalah yang harus diselidiki oleh ICC. Menurut Direktur Advokasi DAWN, Raed Jarrar, rencana Trump untuk pemindahan paksa ini tidak hanya merupakan bantuan dalam kejahatan Israel, tetapi juga pemindahan paksa yang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan menurut Statuta Roma.

Penyeruan ini menggarisbawahi pentingnya keadilan internasional dalam menangani kejahatan perang dan upaya untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang dapat lolos dari tanggung jawab di hadapan hukum internasional. DAWN berkomitmen untuk terus mendukung hak asasi manusia dan demokrasi di Timur Tengah, serta memastikan bahwa pelanggaran serius diperiksa dan ditindaklanjuti oleh lembaga internasional yang relevan.

Exit mobile version