Gempa Dahsyat di Myanmar: Bio Farma Kirim Vaksin untuk Lindungi Para Relawan Indonesia!

PT Bio Farma memberikan bantuan berupa 200 dosis vaksin tetanus secara langsung kepada personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang akan menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu korban bencana gempa di Myanmar. Inisiatif ini menegaskan komitmen Bio Farma dalam mendukung berbagai misi kemanusiaan dan kesehatan global melalui penyediaan vaksin yang penting bagi para relawan di lapangan.

Pendistribusian Vaksin Tetanus

Bantuan ini telah disalurkan melalui Kementerian Kesehatan kepada Pemerintah Myanmar dan diharapkan dapat memberikan perlindungan kesehatan kepada para personil yang terlibat secara langsung dalam penanganan dampak bencana. Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan PT Bio Farma, Sri Harsi Teteki, menyampaikan bahwa pengiriman vaksin ini merupakan bagian dari tanggung jawab perseroan di bidang kesehatan global. Bio Farma menyatakan turut berduka cita atas bencana yang melanda Myanmar dan berkomitmen mendukung setiap upaya pemulihan yang dilakukan di negara tersebut melaluipenyediaan 200 dosis vaksin tetanus-difteri (Td).

Vaksin tetanus-difteri dirancang untuk memperkuat kekebalan tubuh para relawan guna melindungi mereka dari risiko infeksi saat beraktivitas di daerah terdampak bencana. Langkah ini diharapkan dapat memastikan keselamatan dan kesehatan personil TNI dan Basarnas yang akan membantu proses pemulihan di Myanmar.

Gempa Myanmar: Sekilas Tentang Bencana

Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 skala Richter mengguncang Myanmar dan beberapa wilayah di Thailand pada 28 Maret 2025, menimbulkan korban setidaknya 1.700 jiwa, melukai 3.400 orang, dan lebih dari 300 orang dinyatakan hilang. Kondisi ini menciptakan situasi darurat yang memerlukan penanganan dan bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak.

  • Bantuan vaksin berperan penting dalam mencegah penyebaran penyakit pascabencana dan melindungi relawan dari paparan infeksi saat berinteraksi di lingkungan terdampak.
  • Kolaborasi antar lembaga dan korporasi seperti Bio Farma, TNI, dan Basarnas menjadi kunci dalam penanganan situasi krisis ini.

Arah Ke Depan

Berkaca dari situasi ini, Bio Farma terus menunjukkan dukungan lewat peran aktifnya dalam inisiatif kesehatan dan kebencanaan internasional. Bantuan vaksinasi ini sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan internasional. Vaksin Td penting bagi kekebalan melawan tetanus dan difteri, menambahkan perlindungan yang diperoleh dari vaksinasi sejak kecil dan memastikan orang dewasa tetap terlindungi sepanjang hidup mereka.

Di tengah situasi krisis yang memerlukan aksi cepat, tindakan Bio Farma menunjukkan betapa pentingnya kesiapan dan komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan global. Bantuan ini bukan hanya bentuk solidaritas, tetapi juga investasi dalam kapasitas kesehatan jangka panjang masyarakat internasional dalam menghadapi bencana alam.