Di tengah kesibukan kota Jakarta, semangat kebersamaan dan solidaritas tampak jelas saat Korps Adhyaksa bekerja sama dengan wartawan untuk membagikan ribuan paket takjil kepada pengendara di sekitar kawasan Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi juga merupakan simbol kekompakan antara Kejaksaan dan media dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Inisiatif Kejaksaan Agung dalam Berbagi
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, turun langsung ke jalan untuk ikut serta dalam pembagian takjil ini. Menurut Harli, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menunjukkan bahwa berbagi tidak memandang profesi atau jabatan. “Berbagi itu bukan soal profesi atau jabatan tetapi soal niat. Hal ini ditunjukkan teman-teman jurnalis secara gotong-royong bersama Puspenkum Kejagung menyisihkan rezeki untuk berbagi dengan masyarakat pengguna jalan, khususnya pengemudi ojol (ojek online) di bulan suci yang penuh berkah,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, Kejaksaan Agung bersama para wartawan membagikan takjil di berbagai lokasi strategis, termasuk di lampu merah dekat Gedung Kejagung. Kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mendapat tanggapan positif dari masyarakat sekitar, khususnya para pengguna jalan yang sering kali terjebak kemacetan selama bulan puasa.
Respons Positif dari Masyarakat
Berbagai pengendara yang melintas menyambut hangat dan mengapresiasi pemberian takjil ini. Salah seorang pengemudi bernama Andri mengungkapkan rasa terima kasihnya sembari mendoakan Kejaksaan Agung untuk terus melakukan tugasnya dengan baik. “Terima kasih takjilnya, doa yang baik bagi Kejagung dalam bertugas,” kata Andri, menggambarkan rasa syukurnya dengan senyum hangat.
Harli Siregar mengungkapkan bahwa nilai berbagi terletak bukan pada seberapa banyak yang diberikan, melainkan keikhlasan dan makna di balik tindakan tersebut. “Indahnya berbagi tidak mempersoalkan nilai pemberian tetapi lebih pada makna kebersamaan. Jangan pernah berhenti bersyukur sampai kita lupa mengeluh. Berbuat kebaikan tidak diukur dari besar kecilnya pemberian melainkan dari keikhlasan dan kegembiraan hati,” tuturnya.
Membangun Solidaritas antara Kejaksaan dan Media
Kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya memperlihatkan solidaritas antara Kejaksaan Agung dan wartawan, tetapi juga menjadi sarana untuk menjalin hubungan baik dan saling mendukung antara institusi penegak hukum dan media. Pada kesempatan ini, terlihat bahwa media, sebagai elemen penting dalam penyebarluasan informasi, juga berperan serta dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat mempererat hubungan dan sinergi positif antara lembaga negara dan media, serta memberikan dampak positif bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa dengan lebih semarak dan penuh berkah.
Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kepedulian dan semangat berbagi dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menebar kebaikan, tidak hanya pada kesempatan tertentu tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang lebih bermakna dan bermanfaat.